Efek Paparan Particulate Matter (PM) 2,5 dan Diet Tinggi Lemak Terhadap Kadar Ureum dan Kreatinin Tikus Wistar
Kata Kunci:
PM 2.5, ureum, kreatininAbstrak
Latar Belakang: Polusi udara menjadi penyebab berbagai masalah kesehatan di dunia. Faktor resiko terjadinya Gagal Ginjal Kronis (GGK) antara lain karena faktor lingkungan dan obesitas. Banyak penelitian yang menunjukkan hubungan yang positif antar paparan Particulate Matter (PM)
2.5 dengan kerusakan ginjal. Pemberian diet tinggi lemak dapat memicu obesitas dan menyebabkan kerusakan berbagai organ diantaranya ginjal. Paparan PM 2.5 dan pemberian diet tinggi lemak dapat menimbulkan meningkatnya stres oksidatif dan peradangan sistemik. Indikator gangguan fungsi ginjal adalah dengan pemeriksaan kadar ureum dan kreatinin serum.
Tujuan: Menganalisis efek paparan PM 2.5 dan diet tinggi lemak terhadap kadar ureum dan kreatinin serum pada tikus wistar.
Subjek dan Metode: Metode penelitian ini menggunakan post test control group design. Delapan belas ekor tikus wistar dibagi menjadi 3 kelompok, yaitu kelompok paparan PM 2,5 dengan diet normal, kelompok paparan PM 2,5 dengan diet tinggi lemak dan kelompok kontrol yang tidak diberi paparan PM 2,5. Kadar uerum dan kreatinin serum diperiksa setelah paparan selama 30 hari.
Hasil: Hasil pemeriksaan kadar ureum serum pada kelompok diet normal (24.71±5.25 mg/dl) lebih tinggi dibandingkan kadar ureum pada kelompok diet tinggi lemak (21.30±3.06 mg/dl) dan kelompok kontrol (23.43±4.93 mg/dl). Pada uji one way Annova tidak didapatkan perbedaan (p>0,05) kadar ureum antar kelompok. Hasil pemeriksaan kadar kreatinin serum pada kelompok diet tinggi lemak (0.53±0.05 mg/dl) lebih tinggi dibandingkan pada kelompok diet normal (0.36±0.13 mg/dl) dan kelompok kontrol (0.30±0.08 mg/dl). Analisis dengan uji Kruskal wallis menunjukkan perbedaan (p>0.05) kadar kreatinin, dan pada uji Mann whitney menunjukan terdapat perbedaan (p<0.05) antara kelompok diet normal dengan kelompok diet tinggi lemak dan kelompok diet tinggi lemak dengan kontrol.
Kesimpulan: Paparan PM 2,5 tidak menyebabkan perbedaan kadar ureum serum antar kelompok dan pemberian diet tinggi lemak dapat meningkatkan kadar kreatinin serum secara bermakna.